Setiap keluhan tentang industri properti — salah harga, misrepresentasi, uang muka hilang — berpangkal pada satu hal: kesenjangan standar. Regulasi menetapkan batas bawah, tetapi profesional yang menentukan pengalamannya.
Itulah sebabnya sertifikasi, pendidikan berkelanjutan, dan etika bukan sekadar administrasi. Itulah pembeda antara industri yang ditoleransi publik dan yang dipercaya publik. Ketika negosiator terlatih dengan benar, pembeli terlindungi sebelum satu rupiah pun berpindah tangan.
Pekerjaan ke depan tidak glamor tetapi menentukan: daftarkan semua, latih semua, dan mintai pertanggungjawaban semua. Tingkatkan profesi, dan profesi mengangkat semua orang di dalamnya.